Blogger Banua di Tengah Harapan

Blogger Banua, sebuah komunitas baru yang coba saya ikuti sejak beberapa lama hidup sendiri menjadi blogger mandiri tepatnya sejak memutuskan keluar dari komunitas blogger kayuh baimbai.

Komunitas bukanlah sesuatu yang asing bagi saya, sejak kuliah saya sudah mengenal berbagai macam komunitas khususnya blogger mulai dari kayuh baimbai, kasturi banjar sampai blogger pahuluan namun semua itu ternyata lama-lama hanya tinggal kenangan. Mungkin karena era dulu, blogger hanyalah sebatas hobi menulis bukan menjadi bagian penting dari isi dompet maka berkumpul atau dengan kata lain kopdar juga sedikit repot.

Saya mungkin juga termasuk tipe orang yang rumit dalam berkomunitas, ketika saya merasa komunitas sudah menyimpang dari awal pembentukan dan ketika teguran dan teguran itu tak ada gunanya maka saya dengan senang hati akan keluar dari komunitas. Bukan bermaksud, meninggikan ego tapi itulah saya. Saya selalu berusaha memegang prinsip dan komitmen yang telah dibuat, kalaupun ada perubahan itu harus dibicarakan dengan baik bukan saling menjatuhkan.

Blogger Banua sebagai cikal bakal komunitas yang akan membawahi berbagai macam tipe blogger juga diharapkan bisa menjadi wadah bagi para blogger muda maupun tua untuk memegang yang namanya jujur. Janganlah, blogger banua membiarkan anggotanya untuk jiplak sana dan jiplak sini postingan tanpa menuliskan sumber awalnya. Blogger bukan penulis yang bisa dengan sesuka hati menulis tanpa mengindahkan yang namanya hak cipta.

Besar harapan saya kepada blogger banua untuk menjadi sebuah komunitas yang besar tidak hanya dari segi jumlah namun juga dari segi kontribusinya pada lingkungan. Blogger tidak hanya hidup di dunia maya tapi juga di dunia nyata.

Blogger banua juga diharapkan menjadi leader untuk pengembangan internet sehat bagi para remaja-remaja terutama pelajar untuk tahu tips dan trik menghindari konten-konten terlarang. Selain itu juga bisa menjadi ajang ‘sombong’ bahwa blogger itu kerjanya bukan hanya menulis tapi juga bisa isi dompet dan mengajak netter untuk tidak hanya terpana dengan yang namanya Facebook atau Twitter tapi juga bisa blogging.

Mari blogging bersama Blogger Banua.

Wassalam.

4 thoughts on “Blogger Banua di Tengah Harapan”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Comments Protected by WP-SpamShield Spam Blocker