Desaku Kampung Halamanku di Pinggiran Banua

Desa Tg.Samalantakan

Assalamu’alaikum, Wr.Wb

Salam sejahtera untuk kita semua

Sebelumnya salam knal perdana dariku tuk seluruh sobat  Blogger Banua n terimaksih kepada  saudara Admin BB,  yang telah mengkonfirmasiku menjadi anggota

Dalam kesempatan perdana ini aku hanya ingin memperkenalkan  sekilas tentang Desaku Kampung Halamanku di pinggiran banua kita ini, tepatnya di wilayah kab.Kotabaru nama desanya adalah Tg.Samalantakan. Mungkin sobat BB  semua belum pernah ke desa ini bahkan mungkin sobat baru mendengar/mengetahui ada desa yang bernama desa Tg. Samalantakan di wilayah kotabaru, ya jangankan  sobat BB yang tinggal di sini (Banjarmasin sekitarnya) sobat  BB yang tinggal yang paling parak/dekat yaitu kotabaru belum tentu pernah ke desa ini (Tg.Samalantakan), ma’lum antara kotabaru ke desa ini memakan waktu sekitar  5 jam lagi perjalanan yang harus ditempuh lewat jalur laut menggunakan kapal biasa, dan kalau kita menggunakan speed board memakan waktu sekitar 2  jam perjalanan saja.

Pantai/Siring Tg.Samalantakan.Bila air surut akan terlihat pantainya yg cukup luas

Didesa ini banyak sekali kenangan indah kecil saya bersama teman – teman, terutama teman – teman sepengajian dibawah asuhan ustad M.Daud (almarhum), dan teman – teman SD&SLTP dulu. Didesa ini dulunya kami, apabila kalau sudah masuk yang namamya bulan Ramadhan wah, kami sangat bahagia, dikarnakan siang dan malam hari akan ada perlombaan-perlombaan,kalau malam biasanya: lomba azan,lomba busana muslim,lomba cerdas cermat dll, dan kalau siang harinya diadakan perlombaan seperti: lari karung, lari kelereng, pukul bantal,sepeda cepat&lambat dll. sehingga waktu melakukan ibadah puasa seperti tidak terlalu terasa, sudah menjelang magrib/berbuka puasa. Mayoritas penduduk desa ini berprofesi atau bermata pencarian sebagai nelayan, yang waktu berangkat atau sistem melautnya cukup bervariasi tergantung alat tangkap yang digunakan dari masing – masing nelayan, juga daerah ini adalah daerah pesisir, dan kebetulan mayoritas warga didesa ini dari keturunan orang Sulawesi Selatan yaitu suku bugis, yang dikenal sebagai suku pelaut.

 

Tg.Samalantakan (Fhoto:By Mubarak)

Akhirnya, demikianlah sekilas gambaran Desaku Kampung Halamanku. Bagi para sahabat ataupun teman – teman yang ingin merasakan suasana kampung, atau suka melancong atau jalan – jalan ke kampung – kampung atau ke desa – desa, jangan sampai lupa ya, visit to atau mampir juga ke kampung kita ini, Sekian dan terima kasih wassalam.

 

 

4 thoughts on “Desaku Kampung Halamanku di Pinggiran Banua”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WordPress Anti Spam by WP-SpamShield