LPB BAPRIDA Berikan Pelatihan Fotografi untuk UMKM Binaan

BloggerBanua.org – UKM (Usaha Kecil Menengah) tumbuh subur dan menjadi salah satu penggerak perekonomian di Indonesia. Namun, ada berbagai kendala yang dihadapi UKM selama perjalanannya seperti permodalan dan pendampingan.

Ada berbagai lembaga yang membantu UKM seperti LPB BAPRIDA (Lembaga Pengembang Bisnis Banua Prima Persada). Lembaga yang berada di bawah YDBA (Yayasan Dharma Bakti Astra) dengan lokasi binaan di Kabupaten Banjar dan Tapin, Kalimantan Selatan.

Tugasnya lembaga ini membina UKM supaya memberdayakan ekonomi masyarakat dengan basis budaya lokal. Mulai dari melakukan survei tempat usaha, pendampingan, penambahan keterampilan, manajemen, pemasaran, hingga permodalan. Hal itu dilakukan LPB BAPPRIDA pada UKM di wilayah kerja perusahaan Astra Group.

Salah satu kegiatan penambahan keterampilan untuk UKM, baru saja dilaksanakan LPB BAPRIDA pada hari Kamis, 18 Mei 2017. Bertempat di kantor mereka Jalan Ahmad Yani, Km. 94, Pulau Pinang, Binuang, Tapin, Kalimantan Selatan. Kegiatan ini dinamakan “Pelatihan Fotografi Sederhana untuk Produk UKM Mitra Binaan LPB BAPRIDA”.

Beri Mardiansyah Sampaikan Materi Fotografi Produk

Acara dimulai jam 09.15 dengan sambutan dari Koordinator Djoko Handono Warih. “UKM masih kurang dalam pengembangan SDM dan promosi produk, oleh karena itu hadirnya LPB BAPRIDA membina sehingga bisa berkembang ekonomi masyarakat sekitar,” ujar Djoko.

Djoko juga menyampaikan sosialisasi membership YDBA bagi mitra binaan UKM. Keuntungan yang didapatkan oleh mitra adalah adanya koperasi yang dananya dihimpun untuk usaha peternakan dan kerjasama supermarket Giant untuk pemasaran produk.

Sambutan berikutnya dari Rusdi Asri mewakili LKM Berkah Banua. LKM kepanjangan dari Lembaga Keuangan Mikro ini akan membantu UKM dari LPB BAPRIDA berupa permodalan yang ringan. Rusdi mengatakan LKM ini akan aktif pada bulan Juli.

Begini Cara Foto Produk

Beri Mardiansyah ditunjuk membawakan materi fotografi produk yang sederhana untuk dilakukan UKM. Awal mula, Beri menjelaskan tentang profesinya sebagai redaktur media Radar Banjarmasin dan Prokal.co.

Lanjut pada materi pengenalan tentang iklan dimana dijelaskan tentang definisi, ide munculnya iklan, komunikasi yang dikeluarkan dari sebuah iklan dengan fungsinya sebagai penyampai pesan.

Fotografi juga mengambil peran pada iklan sejak tahun 1920. Dengan memanfaatkan cahaya dapat dihasilkan foto/gambar terbaik untuk ditampilkan sebagai iklan.

Prinsip dasar pada fotografi ada 4 macam Pencahayaan, Kamera, Angle, dan Komposisi. Pertama, pencahayaan diperlukan untuk mendapatkan hasil foto produk yang sempurna dilihat calon pembeli. Sering-sering mencoba pengambilan foto dengan berbagai pencahayaan untuk mendapatkan yang terbaik.

Kedua, kamera dalam foto produk kalau bisa menggunakan kamera terbaik seperti DSLR atau SLR. Namun, jika punya smartphone tidak masalah karena smartphone sekarang sudah bagus fitur kameranya dengan rata-rata 4-20 MP.

Ketiga, angle atau sudut pengambilan gambar. Ada 5 angle dalam fotografi yaitu eye view ialah sudut pengambilan melalui kamera sejajar dengan mata objek. Low angle ialah sudut pengambilan melalui kamera lebih rendah dari objek. High angle ialah sudut pengambilan melalui kamera dari atas objek. Bird eye ialah sudut pengambilan bagaikan mata seekor burung. Dan terakhir frog eye ialah mengambil foto dengan kamera sejajar dengan tanah.

Keempat, komposisi dalam foto produk bisa berupa benda yang menambah kekhasan pada produk tersebut. Misalkan pada produk sambal kemasan saat difoto ditambahkan cabe dan sambal yang sudah jadi pada piring.

Sehabis memberikan materi, Beri dibantu tim LPB menyiapkan mini studio sebagai properti untuk foto produk. Sembari diajarkan cara mengambil foto produk, mitra binaan UKM juga disuruh mempraktekkan langsung memotret produknya sendiri.

This slideshow requires JavaScript.

Akhir acara, Beri menyisipkan materi seputar perkembangan internet salah satunya berjualan melalui social media. Hal unik terjadi disini karena kebanyakan UKM yang datang adalah orang tua banyak yang tidak tahu dengan internet. Sehingga terjadi gelak tawa peserta saat Beri menjelaskan Facebook hingga mengenalkan saya dan Miftah Farid sebagai blogger. Sampai peserta berujar, “Apa itu Blogger?” dan tawa pun makin pecah termasuk kami berdua.

5 thoughts on “LPB BAPRIDA Berikan Pelatihan Fotografi untuk UMKM Binaan”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Comments Protected by WP-SpamShield Spam Blocker