Sasirangan Sebagai Identitas Budaya Banjar

Mungkin kita pernah dan sering melihat dari jenis-jenis motif kain yang dibuat dengan kreatifas tangan. Di berbagai bagian dunia banyak suku-suku yang mengaprisiasikan kreatifitas mereka dalam bentuk motif-motif kain dan tenunan. Misalnya Zanshi weaving dan boro dari jepang, Sampot dari Cambodia, Huipil dari mexico, batik dari suku jawa di pulau jawa dan lain-lain. Kreatifitas dari motif-motif kain tersebut mengandung unsur seni dan juga filosofi tinggi dari pembuatnya yang merupakan menjadi bentuk indentitas daerah mereka.

Pada suku Banjar, motif kain yang merupakan hasil kreatifitas masyarakat disebut dengan sasirangan. Sasirangan adalah kain adat suku Banjar di Kalimantan Selatan, yang dibuat dengan cara tusuk jelujur kemudian diikat tali rafia dan selanjutnya dicelupkan ke dalam pewarna. Sehingga ikatan tersebut menghasilkan motif-motif tertentu.

lengkapnya silahkan baca Trips in Borneo

10 thoughts on “Sasirangan Sebagai Identitas Budaya Banjar”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WordPress Anti Spam by WP-SpamShield